By Lukman Otunuga @Lukman_FXTM, Research Analyst with FXTM. Translated by Wordwide FX Financial Translations

Oleh Lukman Otunuga, Research Analyst FXTM

Optimisme terhadap ekonomi Indonesia menguat di perdagangan hari Selasa setelah rilis data penjualan ritel bulan Agustus yang mengesankan sebesar 14.4% mengikis kekhawatiran tentang perlambatan momentum ekonomi. Data penjualan yang menggembirakan ini berdampak positif pada PDB dan sesuai dengan optimisme Bank Indonesia terhadap pertumbuhan di masa mendatang. Prospek keseluruhan tampak menjanjikan mengingat data domestik Indonesia yang terus menampilkan pertanda stabilitas.

Topik utama di Indonesia masih seputar program amnesti pajak yang sejauh ini sangat sukses. Hasil dari program periode pertama begitu baik dan optimisme semakin besar bahwa hasil amnesti pajak dapat diinvestasikan kembali ke perekonomian Indonesia dalam jangka yang lebih panjang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat di hari Selasa. Harga menyentuh 5385.7 karena sentimen terhadap Indonesia membaik. IHSG dapat semakin menguat pekan ini apabila selera risiko investor terhadap aset pasar berkembang terus meningkat.

Apakah harga minyak akan kembali menguat?

Harga minyak WTI menguat pada hari Senin dengan lonjakan harga menuju $51.57 karena berkembangnya optimisme bahwa para produsen minyak utama akan berhasil mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi tahun ini. Rusia menjadi sorotan dengan menyatakan bahwa negara ini akan mendukung permintaan OPEC untuk membekukan level produksi minyak dan ini meningkatkan ekspektasi tercapainya kesepakatan di bulan November. Harga emas semakin menguat dengan komentar positif dari Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih yang menyatakan optimisme bahwa kesepakatan mungkin akan tercapai di bulan November. Sensitivitas harga minyak masih terus berlanjut sehingga komentar mendukung dari sejumlah pejabat tinggi ini segera memicu lonjakan spekulatif harga minyak. 

Bangkitnya harga minyak ini memang memberi harapan, namun pasar masih mempertanyakan apakah reli harga saat ini dapat berlanjut. Kita harus menggarisbawahi bahwa menteri perminyakan Iran dan Irak tidak akan menghadiri rapat November. Selain itu, Irak telah mengisyaratkan rencananya untuk meningkatkan produksi minyak sepanjang tahun 2016 dan 2017. Para produsen minyak utama sepertinya masih terus berlomba untuk merebut pangsa pasar - ini terlihat dari produksi minyak Rusia di bulan September yang melejit ke level tertinggi sebesar 11.11 juta barel per hari. Rusia dan OPEC memang terbukti mampu mengeksploitasi sensitivitas harga minyak, namun konsekuensinya mungkin akan sangat serius apabila investor kecewa dengan hasil rapat November nanti.

Isu Brexit memperlemah GBP  

Seperti yang dapat diduga, meningkatnya kekhawatiran tentang dampak proses Brexit yang sulit terhadap ekonomi Inggris terus menekan nilai tukar Pound. GBPUSD merosot menuju 1.2300 pada saat laporan ini dituliskan. "Flash crash" pekan lalu memberi dampak negatif terhadap sebagian besar pasangan Pound dan diprediksi semakin merosot karena ketidakpastian saat ini sangat mengganggu ketertarikan investor terhadap mata uang ini. Dalam kasus yang ekstrem, dapat terjadi situasi yang mengabaikan data ekonomi positif karena wacana Brexit sangat berpengaruh negatif terhadap GBP. GBPUSD sangat bearish pada rentang waktu harian dan dapat semakin melemah dengan meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga Fed di bulan Desember. Break down yang tegas di bawah 1.2300 dapat membuka jalan menuju 1.2200.

USD menguat 

Peningkatan optimisme kenaikan suku bunga Fed di bulan November memberi investor bullish cukup motivasi untuk mengantarkan Indeks Dolar ke atas level 97.00 saat ini. Pasar dengan cepat mengabaikan laporan NFP yang tidak terlalu menggembirakan Jumat lalu, terlihat dari data FedWatch CME yang menampilkan bahwa probabilitas peningkatan suku bunga di bulan Desember saat ini berada di level sangat baik yaitu 70%. Investor akan sangat mencermati notulen rapat FOMC terbaru di hari Rabu sore ini untuk mencari kejelasan tentang laju peningkatan suku bunga AS di masa mendatang. Secara spesifik, pasar akan mencari isyarat apakah Fed akan berkomitmen meningkatkan suku bunga AS di bulan Desember. 
Dari sudut pandang teknikal, Indeks Dolar tetap bullish pada rentang waktu harian karena secara konsisten level tertinggi yang lebih tinggi dan level terendah yang lebih tinggi. Harga berada di atas 20 SMA harian sedangkan MACD juga mengarah ke atas. Breakout di atas 97.00 dapat membuka peningkatan lebih lanjut menuju 97.50.

Sorotan komoditas - Emas 

Harga emas terus tertekan pekan ini di sekitar level terendah empat bulan yaitu $1257 karena meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga Fed tahun ini. Logam mulia ini dapat semakin tergelincir apabila USD yang menguat dan peningkatan ekspektasi kenaikan suku bunga AS memicu para penjual untuk mengadakan aksi jual berulang kali. Pasar akan memperhatikan notulen rapat FOMC Rabu ini. Apabila notulen ini cenderung hawkish, maka Emas berpotensi semakin melemah. Dari sudut pandang teknikal, harga berada di bawah 20 SMA harian sedangkan MACD melintas ke bawah. Breakdown intraday di bawah $1255 dapat memicu gelombang jual menuju $1240. 

Untuk informasi selengkapnya, kunjungi  FXTM

 

Disklaimer: Konten artikel ini memuat opini dan ide pribadi dan tidak boleh dianggap sebagai saran pribadi dan/atau saran investasi lainnya dan/atau penawaran dan/atau ajakan transaksi instrumen keuangan apa pun dan/atau jaminan dan/atau prediksi kinerja di masa mendatang. FXTM serta afiliasi, agen, direktur, karyawan atau staf tidak menjamin akurasi, validitas, ketepatan waktu, atau kelengkapan informasi atau data apa pun dan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi atas investasi yang mengandalkan informasi atau data tersebut.

 

Peringatan Risiko: Perdagangan produk dengan leverage seperti forex dan CFD melibatkan risiko tingkat tinggi. Jangan pertaruhkan modal apabila kerugiannya tidak dapat Anda tanggung. Kerugian yang lebih besar dari investasi awal Anda dapat saja terjadi. Jangan melakukan perdagangan sebelum Anda memahami secara menyeluruh derajat eksposur sesungguhnya akan risiko kerugian. Selalu perhatikan tingkat pengalaman Anda saat melakukan perdagangan. Harap cari saran finansial independen apabila Anda belum memahami sepenuhnya tentang risiko yang ada.